Pesona Pulau Benan

 

DSC_7442

Welcome Dance oleh Para Gadis Pulau Benan

 

Pulau Kecil yang dapat dicapai dengan jarak tempuh kurang lebih 1 jam menggunakan kapal Ferry cepat dari pelabuhan Sribintan Pura tg.pinang. Pulau ini adalah salah satu tujuan wajib bagi Traveller yang mampir ke KEPRI. Pulau Kecil dengan luas 500Km2  dengan populasi kurang lebih 200 kepala keluarga ini, menjadi salah satu daya tarik wisatawan di KEPRI. Akses menuju pulau yang tidak rumit, kita bisa menumpang Fery cepat tujuan Daek Lingga yang berangkat dari pelabuhan Sribintan Pura Tg. Pinang pukul 10 pagi.

DSC_7430

Selamat Datang di Pulau Benan

 

Keindahan pantai sebagai tempat rekreasi yang di kelola cukup baik oleh masyarakat dan pemerintah. Pantai yang bersih dengan garis pantai yang panjang dengan hamparan pasir putih dan air laut berwarna biru yang jernih, membuat Traveller pasti betah berlama lama beraktifitas di pantai. Pesona keindahan bawah laut dengan aktifitas snorkeling maupun diving, yang sangat sayang jika di lewatkan, sayangnya penulis sendiri tidak sempat menikmati keindahan bawah laut nya dikarenakan cuaca buruk, hanya mendengar cerita saja dari penduduk dan orang yang pernah ber-snorkling di perairan pulau Benan. Di pantai pulau benan terdapat cottage cottage yang di kelola secara bersama oleh warga setempat dan pemerintah kabupaten lingga. Disini kita bisa menyewa cottage dengan sangat terjangkau, 1 unit cottage di sewa dengan harga 200 ribu per malam nya, sebagian cottage terdiri dari 2 kamar, 1 ruang tengah dan ruang makan serta 1 kamar mandi. Untuk ukuran sebuah pulau kecil ketersediaan fasilitas sudah cukup mumpuni, meskipun masih ada keterbatasan, terutama listrik dan air bersih, Air bersih berasal beberapa sumur yang terdapat di sekitaran pulau, Listrik hanya hidup mulai dari sore hari hingga tengah malam saja, sumber tenaga listrik berasal dari mesin genset.

 

 

DSC_7641

Menikmati sunrise di Pantai Pulau Benan

 

DSC_7416

Pantai Pulau Benan

 

DSC_7651

Suasana Pagi di Pantai Pulau Benan

Sebagian besar penduduk pulau Benan adalah Nelayan, selain menangkap ikan dilaut, mereka juga membuat keramba untuk budidayaikan kerapu. Sebagian masyarakat lainnya mengolah hasil laut menjadi bentuk produk pangan laiinya, seperti kerupuk ikan, ikan teri Kering, cumi kering dsb.  Masyarakat Benan menetap di rumah rumah panggung sepanjang sisi barat pulau Benan, pantai Wisata adalah pantai pada sisi timur pulau.

DSC_7671

Seorang Pria sedang merakit Bubu. Bubu adalah sejenis Perangkat ikan yang biasanya terbuat dari kawat atau bambu

 

DSC_7528

Menjemur ikan bilis

 

DSC_7475

Anak anak Pulau Benan

Sebagian besar adalah suku melayu dan beberapa keluarga Suku Tiong Hoa. Masyarakat Benan terkenal sangat ramah menyambut dengan baik kehadiran wisatawan, Sepertinya masyarakat pulau benan sudah sedikit banyak menyadari akan “sadar Wisata”. Namun ada sedikit hal yang sangat disayangkan, pengelolaan sampah di pulau Benan masih kurang baik, sukar menemukan tempat sampah.

DSC_7595

Pentunjukan Joged dangkung, simbol keramahan penduduk pulau benan dan penyambutan bagi tamu yang datang

 

 

 

Tips Ke Pulau Benan :

 

  • Perjalanan terbaik adalah pada bulan Februari – Agustus (pertimbangan cuaca)
  • Bawalah perlengkapan pribadi yang sangat dibutuhkan, karena disana hanya da beberapa warung klontong
  • Karena listrik dan Air sangat terbatas, Persiapkan lah sebelum nya (senter, air mineral dll)
  • Persipakan perlengkapan Snorkling, karena tidak ada penyewaan
  • Disarankan mengikuti paket Wisata dari Biro Travel Lokal, karena biasanya berbarengan dengan program Visit Lingga yang disupport oleh Pemkab Lingga. Selain biaya lebih ringan, Fasilitas rekreasi tersedia lengkap secara gratis (bermain kayak, snorkeling, penginapan,BBQ, pertunjukan Joged dangkung  dll). Biasanya diselenggarakan 1 tahun sekali di pertengahan Tahun

 

 

 

 

Sekepal tanah Surga Itu Bernama Kerinci

14661598149_a68c4dc5fe_z

Perkebunan Teh Kayu Aro dan gunung Kerinci

 

Tidak berlebihan rasanya sebagai mana di sebutkan oleh penyair penyair kerinci, bahwa tanah ini “kerinci” Merupakan sekepal tanah surga yang tercampak ke bumi. Kekayaan sumber daya alam dan hayati yang memanjakan manusia yang hidup ditanah ini, membuat sebutan “tanah surga” itu tidaklah berlebihan.  Sungai sungai mengalir dengan deras dan bermuara di Danau Kerinci nan Indah,  limpahan nikmat berupa air ini di alirkan kembali oleh sungai batang merangin untuk daerah tetangganya.

 

Sumber daya alam berlimpah yang menjanjikan kesejahteraan hidup untuk manusia, Padi, sayuran, buah buahan, rempah-rempah dll,  seakan akan negeri ini jauh dari kemiskinan dan kelaparan. Keragaman potensi flora mencakup lebih kurang 4000 jenis yang didominasi oleh famili dipterocarpacae, leguminosae, lauraceace dan mirtaceae serta terdapat semak-semak alvin dari vaccinium rhododendron pada daerah di atas 3000 mdpl,  Selain itu juga terdapat tegakan alam pinus mercuri strain Kerinci, bunga bangkai, amorphophallus titanum, bunga reflesia arnoldi dan berbagai jenis flora langka yang tumbuh terlindung oleh naungan TNKS (Taman Nasional Kerinci Seblat) yang merupakan salah satu Taman Nasional terluas Di Indonesia.  Harimau Sumatra, Badak Sumatra, Gajah Sumatra, Macan Dahan, Tapir Melayu dan beruang madu, dan 370 jenis burung,  menggantungkan kehidupan dalam lindungan Taman Nasional ini, serta yang misterius dan belum terpecahkan hingga kini adalah keberadaan mahluk sejenis primata, berdiri diantara dua kaki dengan telapak kaki terbalik, bergerak dengan cepat dan menghilang di selah selah pohon, primata ini  di kenal dengan “uhang Pandak” atau orang pendek.

14853211061_c9b5888fbf_z

Taman Nasional Kerinci Seblat menampung cadanagan air bagi empat Provinsi di sekeliling nya diantaranya, Sumatra Barat, Bengkulu , jambi, dan Sumatra selatan. Oleh karena memiliki dampak vital bagi kelangsunga hidup Manusia maka tak ragu UNESCO mendaftarkan TNKS ini menjadi salah satu situs Warisan Dunia. Kabupaten Kerinci dengan luas kurang lebih 4.200 km2, yang mana hampir setengah luas kabupaten tersebut adalah wilayah taman Nasional, dan setengah wilayah nya lagi di gunakan untuk pemukiman, dan perkebunan.  Terlepas dari potensi yang tampak oleh mata, namun potensi dalam perut bumi-nya pun sangat mengejutkan. Sumber energy geothermal yang sangat potensial di Kecamatan Gunung Raya sedang di kembangkan, lebih mencengankan lagi adalah sebuah survey yang dilakukan oleh investor Asing pada tahun 2006 menyebutkan bahwa kerinci memiliki potensi tambang emas dan logam terbesar Di Indonesia melebihi PT.Freeport di papua. Namun Potensi yang menggiurkan tersebut Masih akan terlindungi dari keserakahan manusia, Karena perkiraan lokasi tambang adalah di dalam Kawasan TNKS itu sendiri.

 

Topografi daerah kerinci yang terdiri dari bukit dan lembah, di lalui deretan bukit barisan yang membentang dari utara ke-selatan, menyimpan potensi ekowisata yang sangat layak untuk di kunjungi, diantaranya ;

- Gunung kerinci (3.800 mdpl) yang merupakan gunung api aktif yang tertinggi disumatra.

- Danau Gunung Tujuh (2.700mdpl) danau yang di kelilingi oleh tujuh gunung diantaranya Gunung Hulu Tebo (2.500mdpl), Gunung Hulu Sangir (2.330mdpl) , Gunung Madura Besi (2.148mdpl), gunung Lumut (2350mdpl), gunung Selasih (2.230mdpl) , Gunung jar Panjang (2.469mdpl) dan gunung tujuh (2.700mdpl). pada gunung-gunung tersebut terdapat sumber-sumber air yang mengalir ke danau gunung tujuh tersebut, sehingga air danau tidak pernah kering. Danau gunung tujuh juga terdaftar sebagai warisan dunia oleh UNESCO dan menjadi danau Vulkanik tertinggi di asia tengara.

- Perkebunan Teh tertua di Indonesia ada di sana, yaitu perkebunan The Kayu Aro. Perkebunan Teh dengan luas 3.000 hectare dalam satu hamparan ini, menjadikan kebun Kayu Aro sebagai hamparan kebun Teh terbesar di dunia, dengan kualitas Teh terbaik yang mendunia pula. Sebagian besar Teh kualitas terbaik di kirim keluar negeri dan sejarah mencatat bahwa, secara turun temurun Keluarga kerajaan Belanda (ratu Beatrix) mengkonsumsi Teh dari Kayu Aro ini.

- View indah Bukit kayangan Desa Renah kayu embun, dari Bukit kayangan kita bisa melihat dari ketinggian sebagian daerah danau kerinci dan danau kerinci, dan sebagian daerah kabupaten kerinci dari ketinggian. Bagi pengemar fotografi, waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi Hari, karna anda bisa merekan atraksi sunrise yang memukau,  diatara kabur yang beriringan di tepi tebing tebing bukit barisan

9195498561_46518edd39_k

- Daerah yang berbukit bukit itu menyimpan keindahan lain berupa Air terjun yang tersebar di berbagai daerah di  kabupaten kerinci,  diantaranya yang paling sering di kunjungi adalah, Air terjun telun Berasap (pelompek), Air bertingkat (sungai Medang), Air terjun pancaro rayo (pulau Tengah) dan masih banyak lagi, diataranya sbb:

Air Terjun:

  • Air terjun Pendung Mudik
  • Air terjun putri Bungsu 13 tingkat – sungai medang
  • Air terjun Pungut
  • Air terjun Putri Mayang
  • Air Terjun pauh sago
  • Air terjun bedeng IV
  • Air terjun talang kemulun
  • Air terjun siluang bersisik emas
  • Air terjun ksen
  • Air terjun nyi maeh kupak
  • Air terjun pauh tinggi
  • Air terjun pancuran gading
  • Air terjun pancuran aro
  • Air terjun siulak kecil
  • Air terjun koto lebuh tinggi
  • Air terjun kumun
9217368969_950bf9eb28_z

Air terjun Sungai Medang (Tingkat Ke 3 )

paket komplit kerinci sebagai salah satu daerah yang unik dan wajib di kunjungi belum berakhir hanya sampai disana, Kerinci mengandung daya tarik lain bagi wisatawan yang tidak semata datang hanya untuk wisata alam saja. tak kalah oleh pesona wisata alam, Tanah kerinci menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang menyukai wisata Sejarah, kajian ilmiah tentang benda dan peninggalan  zaman dahulu seperti  menhir dan batu batu megalitik. bahkan sebuah Naskah Kuno yang di kenal dengan Naskah tanjung tanah menunjukkan fakta bahwa, Kerinci menjadi salah satu daerah di indonesia yang menyimpan cerita peradaban Tua di Indonesia.

9301473989_cac1e8480a_z

Masjid Agung pondok Tinggi, salah satu saksi sejarah Islam di tanah kerinci

 

hal yang selanjutnya membuat  betah berlama lama dan ingin kembali lagi ke kerinci adalah keramahan penduduk lokal. beberapa teman menuturkan demikian, masyarakat kerinci sangat “welcome” seakan selalu membuat kenangan bagi pengunjung datang, begitu bunyi salah satu slogan kabupaten kerinci yaitu “kenangan” .  jangan heran kalau sering mendengarkan tawaran untuk singgah ke  rumah mereka, meskipun itu hanya sekedar ngobrol basa basi, terimalah, karna itu adalah sebuah penghormatan.

14868091653_92c7c9c861_z

Kerinci Memang selalu jadi tempat yang di rindukan untuk yang pernah berkunjung kesini,  keramahan masyarakat lokal bagaikan selimut hangat yang menemani dingin nya sepanjang perjalanan, keindahan panorama alamnya tidak berlebihan kalau diibaratkan  berada di dunia mimpi, dan ketika mimpi itu usai, tanpa terasa kita harus sudah mengemas barang meninggalkan sekepal tanah surga ini.

14845777444_4d7c1f06d0_z

Rumah Larik, Rumah Tradisional Kerinci

sumber:

wikipedia

http://kerincikab.go.id/potensi

http://www.merdeka.com/ekonomi-nasional/potensi-tambang-emas-kerinci-jambi-13-729-hektare-sxcjokk.html

http://www.pertamina.com/news-room/seputar-energi/menilik-proyek-panas-bumi-sungai-penuh/?alttemplate=print

Memandang Kota Batam dari Menara Masjid Jabal Arafah.

DSC_4229

Masjid Jabal Arafah Kota Batam

Kalau mendengar kota Batam, pasti yang terlintas difikiran adalah Kota Industri, jembatan barelang, Wisata Belanja, gerbang terdekat singapur dan Malaysia, tempat berburu product fashion impor, black market, hiburan malam, dan sebagainya. Namun baru baru ini ada tempat menarik yang bisa di kunjungi di kota batam, terutama bagi yang menginginkan wisata religi, tempat itu adalah Masjid Jabal Arafah yang terletak di Jl.Imam Bonjol, Nagoya pulau Batam, tidak berapa jauh dari pusat perbelanjaan Nagoyahill, bersebelahan dengan bank mandiri Nagoya.

 

Masjid yang diresmikan pada tahun 2013 ini, merupakan milik yayasan yang dipimpin oleh seorang pengusaha dan politisi kota Batam, Ialah Bpk Asman Abnur yang meneruskan cita cita orang tua beliau yang menginginkan membangun masjid ini. Keunikan masjid ini terdapat pada Menara Masjid nya, yang mana dari atas menara masjid ini kita dapat melihat salah satu sisi kota batam dari ketinggian kurang lebih 60 meter, jika cuaca sedang cerah kita dapat melihat gedung gedung dari Negara tetangga singapura.

DSC_4251

Alat bantu pandang :)

DSC_4252

Sisi Kota Batam Dari Menara Jabal Arafah

 

 

DSC_4246

Komplek perbelanjaan Nagoyahill

 

DSC_4262

View center point nagoya-Batam

DSC_4242

Menara ini lebih menyerupai menara pengawas menurut saya, seperti menara air traffic control (ATC) yang ada di bandara :) , dipuncak menara terdapat ruangan yang di kelilingi kaca di lengkapi dengan  tiga unit teropong yang di sediakan untuk pengunjung untuk memandang kota batam dan Negara tetangga dari kejauhan. Untuk menaiki menara ini dikenakan biaya 5000 rupiah tiap orang nya, puncak menara yang berada di latai 6 bisa di capai dengan lift, bagi yang ingin berfoto diatasnya, tapi lupa bawa kamera, jangan khawatir tersedia photo ekspress langsung cetak dengan tariff 5000 rupiah tiap fotonya.

 

DSC_4268

 

DSC_4301

Ruang Shalat dengan design modern, nyaman, bersih dan terawat

Selain menara tersebut, ada hal lain yang menarik menurut saya, yaitu konsep dari masjid ini. Masjid ini sekan akan di konsep tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi disini juga terdapat kafe, mini market, taman untuk duduk, hingga perpustakaan.

DSC_4280

kolam kecil dengan beberapa pohon kurma di tengah nya

 

DSC_4225

penjual pernak pernik muslim di pekarangan Masjid

Mungkin saja si pendiri masjid ini mengkonsepkan sebuah masjid yang memadukan antara tempat ibadah, rekreasi, hiburan dan pendidikan. Sungguh suatu konsep yang sangat jarang terdapat di masjid masjid yang pernah saya temui. Selain itu, masjid ini sungguh tertata rapi, bersih, terawat, jauh dari kesan jorok, dan tidak ada pengemis, sungguh kondisi yang jarang mungkin kita temui di masjid masjid di Indonesia.

DSC_4287

Tempat wudhu, bersih dan terawat

DSC_4288

salah satu WC dan tempat wudhu Pria. sangat terawat

Jika berkunjung ke Kota Batam, saya sangat merekomendasikan untuk mampir di Masjid ini, paling tidak untuk menunaikan ibadah shalat atau sekedar ber rehat setelah capek berkelilign berbelanja di pusat perbelanjaan Nagoya Hill :)

Sri Bintan, “kampung Durian” Pulau Bintan

DSC_4376

View Gunung Bintan Dari daerah Bintan Enau

 

DSC_4375

Bagi Pecinta Durian, Jika punya rencana mengunjungi Bintan pada pertengahan tahun antara Mei dan Agustus, harus mampir ni ke Desa Sri Bintan, karena di bulan tersebut adalah musimnya J, daerah ini banyak terdapat pohon si Kulit Duri itu. Desa sri Bintan termasuk dalam kawasan kecamatan Telok Sebong, dengan jarak tempuh sekitar 30 menit dari kota Tanjung pinang jika berkendara via lintas barat. Desa Sri bintan terkenal juga dengan Gunung Bintan (370 mdpl) Dan air terjun nya. Lebih tepat di katakana Bukit sebenarnya, hanya dikarenakan bukit yang menggunung ini menjadi dataran yang paling tinggi di pulau ini, maka dari itu disebut gunung. Desa Sri bintan memang memiliki nuansa alam tersendiri, berbeda dengan daerah lainnya di pulau bintan yang identik dengan pantai, disini suasana sejuk khas daerah perbukitan sangat terasa, banyak terdapat perkebunan buah dan sayur diantaranya Nenas, Duku, rambutan, durian dan beberapa jenis sayuran, beberapa daerah juga di Terdapat perkebunan karet.

 

Bagi pemburu durian yang tidak tahu atau tidak pernah mengunjungi Sri bintan sebelumnya, jangan khawatir untuk kesulitan menemukan Desa ini, Dari Kota tanjung pinang, kita cukup berkendara selama 30 menit menuju Tanjung Uban Via lintas barat, nah, kira kira di pertengahan jalur tanjung Pinang dan tanjung uban tersebut, nanti akan banyak di jumpai para pedangan durian di sepanjang jalan Jika melintasi Desa Sri Bintan. Disini Durian di jual per kilogram, harga perkilogram nya biasanya tergantung musim durian itu sendiri, pada saat awal musim per kilogram nya bisa di hargai  20 – 25 ribu per kilogram nya. Namun di saat pertengahan musim, ketika sedang banyak buah nya, harga per kilogram nya bisa mencapai 10-15rb.

DSC_4393

sepanjang jalan banyak di jumpai penjual menjajakan hasil kebun, terutama Durian :)

Minggu Lalu, sempat diajak oleh seorang teman untuk mengunjungi langsung kebun Durian di Desa Sekuning Gunung Bintan., berhubung sang teman punya kenalan dengan si pemilik kebun, jadi kami di perbolehkan memilih sendiri dari kebunnya. namun  ya harus sabaran untuk menunggu Durian itu jatuh:) , karna durian yang matang akan jatuh sendiri dari pohonnya, jadi, tidak ada durian yang di petik dari pohonnya he he. bagi yang punya banyak waktu dan mau bersabar menunggu boleh di coba ni sensasi menunggu Durian jatuh dari pohonnya, dan menelusuri kebun untuk mencari nya. biasanya jika beli langsung dari kebunnya tentu harganya lebih murah

Untitled

pondok di tengah Kebun Durian

 

 

DSC_4352

Durian di muat dalam keranjang, siap di jual

 

 

DSC_4397

Mengintip Masjid Indah di Pulau Dompak

Pulau Dompak. Kesan pertama menginjakkan kaki di pulau yang menjadi pusat pemerintahan provinsi KEPRI ini adalah Panas, karena tidak ada penghijauan yang terencana meskipun pulau ini sudah di gagas pembangunannya dari tahun 2007. Sepi, karena areal pulau ini hanya terdiri dari beberapa bangunan perkantoran provinsi KEPRI, Kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), dan sebuah Masjid yang di kenal dengan beberapa sebutan yaitu Masjid raya Kepulauan Riau, Masjid Dompak, dan Masjid Biru.

 

DSC_4074

Masjid Raya Kepulauan Riau dari Kejauhan

Menurut saya yang menjadi daya Tarik di Pulau Ini adalah Masjid Raya Kepulauan riau ini. Bangunan Masjid Megah dan design nya yang indah membuat wisatawan yang datang ke tanjung pinang tidak melewatkan untuk singgah di masjid ini. Masjid ini d terletak di dataran yang paling tinggi di pulau ini, Sehingga bisa terlihat dari kejauhan, dan jika kita berada di daerah masjid kita bisa melihat sebagian kota tanjung pinang, terlebih lagi jika kita berkesempatan untuk naik ke atas menara masjid, maka akan terlihat daratan pulau dompak secara lebih luas. Tidak jauh dari Dari bangunan masjid terlihat jembatan yang menghubungkan antara pulau dompak dan tanjung pinang, meskipun saat ini masih belum terhubung karena masih dalam pengerjaan, dan jika jembatan ini sudah selesai, sudah pasti masjid ini akan lebih ramai di kunjungi masyarakat

 

 

 

DSC_4146

DSC_4123

Suasana siang hari dengan terik matahari

 

 

Bagi Wisatawan Muslim, melaksanakan ibadah di masjid ini memiliki kesan tersendiri, perasaan tenang dan khusuk saat beribadah, sangat bisa dirasakan di masjid ini, tidak ada suara berisik kendaraan dan hingar bingar keramaian, karna pulau ini masih sepi dan masjid yang berada dataran yang cukup tinggi membuat hembusan angin leluasa menerpa seluruh ruangan dalam masjid dan membuat suasana di dalam masjid terasa sejuk, tanpa perlu pendingin ruangan atau kipas angin. bentangan Sajadah  yang sepertinya impor dari luar negeri, berbahan tebal dan berbulu lembut terbentang di seluruh area masjid membentuk shaf Sahalat, dan ketika waktu shalat akan masuk terdengar lembut senandung murotal Al-Quran yang memantul dari dinding dinding masjid  yang tinggi,hingga menambah khusu’ suasana di dalam masjid.

DSC_4096

Menara Masjid Raya Kepulauan RIau

 

 

DSC_4089

Arsitektur masjid yang indah

 

DSC_4075

Mimbar dan tempat imam yang di design megah

 

DSC_4102

Semua Fasilitas di area masjid sudah cukup memadai, Cuma jika di perhatikan secara detail terlihat kurang perawatan, tempat wudhu sudah di bangun sangat baik, kekita membuka keran air, air mengalir dengan deras, namun kesan kurang terawat dan kurang bersih terlihat di beberapa sudut tempat wudhu dan WC. Taman taman di sekitar masjid pun sudah di design dengan baik namun penghijauan masih terlihat kurang. Mudah mudahan bisa lebih mendapatkan perhatikan masalah perawatan dan penghijauan untuk kedepannya.

Pulau Dompak, Pusat Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau

DSC_4150

Kantor Gubernur Kepulauan Riau (foto diambil dari masjid Raya Pulau Dompak)

Dengan terjadinya pemekaran daerah baru di berbagai daerah di Indonesia, secara tidak langsung pasti menimbulkan dampak baik untuk daerah tersebut, meskipun dampak buruk juga  tidak luput karenanya. Salah satu yang merasakan pemekaran adalah Kepulauan riau, sejak melepaskan diri dari Riau daratan dan menjadi provinsi sendiri, daerah daerah di kepulauan riau bergerak menuju pembangunan yang makin baik, baik dari infrastruktur dan kehidupan masyarakat nya.

Kota tanjung Pinang, yang terpilih menjadi Ibu Kota Provinsi kepulauan Riau pada tahun 2003, tak luput dar imbasnya, hingga saat ini ibu kota provinsi ini terus tumbuh menjadi kota yang maju, jadi kota yang dahulu di kenal dengan kota pelabuhan hingga saat ini bergerak menjadi kota metropolitan. Kota Tanjung Pinang kian istimewa setelah Kepulauan Riau terus memekarkan daerah nya dengan tujuan pemerataan pembagunan, di kota ini pernah menjadi pusat dari tiga pemerintahan sekaligus, diataranya Pusat Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau, Pusat Pemerintahan kabupaten Bintan, dan pemerintahan kota tanjung Pinang itu sendiri, sehingga bisa dikatakan kota ini menjadi salah satu kota yang tersibuk di kepulauan Riau.

DSC_4154

Salah Satu Jembatan Di Pulau Dompak yang menghubungkan dengan daratan pulau Bintan dan Dompak

Pusat Kota tua Tanjung Pinang sudah tidak memungkinkan lagi untuk menampung beban laju pertumbuhan penduduk yang mau tidak mau mengimbangi perkembangan kota, sehingga harus di lakukan pembangunan di daerah baru, salah satu bentuk tindak lanjutnya adalah dengan memindahkan pusat pemerintahan Kepulauan Riau ke Pulau Dompak, yang dilakukan pada Tahun 2012. Pulau yang di persiapkan dari tahun 2007 ini, hingga saat ini masih menjalani tahap pembangunan, meskipun beberapa infrastruktur utama untuk pembentukan sebuah pusat pemerintahan baru sudah tereselesaikan, diantaranya Listrik, Air bersih, jalan raya dengan dua jalur, Pelabuhan kapal roll & roll(roro), Masjid, beberapa perkantoran pemerintah, hingga kantor gubernur provinsi kepulauan riau.

Pulau dengan luas kurang dari 1000 hektar ini masih sangat sepi, tidak ada pemukimam penduduk disini, hanya berdiri bangunan bangunan kantor pemerintahan dan Gedung kampus universitas Maritim Raja Ali Haji. sebagaian besar pembangunan masih terlihat terbengkalai, tidak ada nampak penghijauan yang terencana disini, jadi ketika melakukan kegiatan di luar ruang ketika cuaca cerah, akan terasa sangat panas.

DSC_4146

Jembatan antara Pulau Dompak dan Kota Tanjung Pinang, yang sedang dalam pengerjaan

Wisatawan yang datang ke Pulau ini kerab mengunjungi masjid nya, disini berdiri Masjid Raya Kepulauan Riau yang di design secara megah dan indah. untuk saat ini hanya Masjid ini yang menjadi daya tarik wisatawan untuk sampai ke pulau Ini.

DSC_4118

Masjid Raya Provinsi Kepulauan Riau

 

 

DSC_4071

Pelabuhan kapal Roll&roll (roro) Pulau Dompak

Lomba Perahu Jong, Permainan Rakyat Tanah Melayu

Festival Laut hampir rutin diadakan oleh pemerintah kabupaten Bintan setiap tahunnya, sebagai bentuk upaya pelestarian tradisi dan budaya Melayu, serta memberikan tontonan bagi wisatawan yang datang ke Bintan.

Adapun dalam festival tersebut diadakan berbagai macam kegiatan, diantaranya pertunjukan hiburan rakyat berupa tari tradisional, lomba lomba permainan tradisional daerah melayu diataranya Lomba jong, lomba gasing, lomba perahu dugong, lomba jogged, panjat pinang dan banyak lagi.

 

DSC_3017

 

Jong adalah berbentuk miniature dari sebuah perahu layar terbuat dari bahan kayu, yang di design sedemikian rupa oleh pembuatnya agar dapat berlayar sendiri mengikuti terpaan angin. perlombaan jong biasanya memperlombakan akan kecepatan dan ketepatan jong menuju sebuah tujuan (garis fisnish) dalam sebuah lintasan berupa garis lurus. Perlombaan jong biasanya dilakukan di pantai yang memiliki permukaan air laut yang dangkal, dan ketika air laut sedang pasang.

DSC_3135

Perahu jong

 

Untuk memainkan jong terlihat sangat mudah, hanya melepaskan nya di permukaan air, dan angin akan menerpa layar jong sehingga jong bergerak mengikuti arah angin, Namun untuk sebuah perlombaan, memainkan jong memiliki tingkat kesulitan tersendiri,  Si pemandu atau joki jong akan mengatur Kemudi jong yang terdapat pada ujung “ganda Kate”, ganda kate adalah bagian dari jong yang terbuat dari kayu yang di pasang melintang di sebelah kanan jong yang berfungsi sebagai penyeimbang.

DSC_3100

Seorang Turis mencoba memainkan jong

Pemandu jong akan mengatur kemudi tersebut hanya pada saat jong berada di garis start, nah.. disinilah peranan seorang joki jong sangat penting untuk memenangkan perlombaan jong, karena harus piawai untuk mempertimbangkan arah angin agar jong sampai cepat dan cepat ke tujuan. Jong yang di berlayar melenceng dari arena akan dinyatakan kalah, hanya jong yang bisa masuk garis finish (di sebut juga gawang) dengan cepat dan tepat lah yang akan memenangkan pertandingan.

DSC_3052

Peserta lomba Jong sedang bersiap di garis Start

 

Untuk mengemudikan jong memang membutuhkan keahlian dan keterampilan khusus, namun di samping itu, membuat jong pun hanya punya bisa dilakukan oleh orang yang ahli saja.

 

 

 

 

 

DSC_3129

 

DSC_3120

 

Untuk membuat jong sama hal nya dengan membuat sebuah perahu, pemilihan bahan baku kayu yang baik dan harus memperhitungkan faktor keseimbangan dalam merangkainya. Jong terdiri dari beberapa bagian utama diantaranya,

 

 

-           Badan jong berupa miniatur sampan,

-           dua bagian layar (bagian layar besar dan kecil termasuk tiang layar),

-           Jogo, bagian yang di pasang pada bagian depan jong, berbentuk seperti moncong ikan todak yang berfunsi untuk menjaga ke stabilan jong ketika di tiup angin

-           Ganda Kate, bagian yang terbuat dari kayu yang di pasang melintang di sebelah kanan, seperti cadik atau penyeimbang pada sampan