[Ini Bintan] Nyondong, Cara Tradisional menjala udang di pulau Bintan

DSC_3567

Sondong atau Nyondong adalah istilah yang dikenal di Pulau Bintan untuk aktivitas menangkap ikan atau udang dengan menggunakan alat tangkap berupa jaring yang terikat pada dua tongkat kayu. Sekilas terlihat gampang dan menyenangkan, namun tidaklah mudah untuk berjalan di tengah laut dengan permukaan air hampir setinggi dada, di tengah cuaca terik dan ancaman hewan laut yang mungkin saja ditemukan.

Ya,  Teknik menjala dengan sondong adalah dengan mengarungi perairan tepi pantai dengan berjalan kaki sampil mengarahkan sondong ke dasar laut, biasanya nelayan sondong akan berjalan lurus kedepan dengan mengarahkan jaringnya kedalam air dengan jarak tertentu,  agar kayu sondong tidak tersangkut karna tertancap di dasar laut, maka di ujung ujung kayu alat sondong di pasang  batalan berbentuk papan selancar kecil, sehingga ketika tiang sondong di turunkan dan digerakkan di dasar laut tidak tersangkut.

DSC_3480

Biasanya nelayan melakukan akitvitas ini di pinggir pinggir pantai ketika air laut surut. Di pulau bintan tidak banyak lagi di temukan nelayan yang menggunakan teknik ini, saat ini kegiatan nyondong ini bisa kita di temukan di daerah Pulau pengujan, selat bintan dan desa busung di pulau bintan

DSC_3460

Iklan

2 pemikiran pada “[Ini Bintan] Nyondong, Cara Tradisional menjala udang di pulau Bintan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s