Desa ” Pandai Besi” Koto Padang, Kerinci

DSC_4872

Desa Pendung Koto Padang, sekilas tampak seperti desa desa biasanya di Kerinci, namun yang membuat Desa ini menarik dan berbeda dengan lainnya di kerinci adalah desa ini terkenal dengan kelompok pengrajin pandai besi, berupa alat pertanian berupa golok, Kapak, cangkul tungku besi dll. Hasil dari tangan tangan terampil masyarakat koto padang ini sudah dikirim keluar daerah kerinci, seperti beberapa daerah di Sumatra Barat, Bengkulu dan kabupaten lain di provinsi jambi.

Konon para pengrajin pandai besi koto padang sudah melakukan kegiatan ini sejak lama, saat penjajahan belanda pengrajin pandai besi koto padang sudah membuat senjata tradisional berupa pedang yang dinamakan “Pedang Selangkeh”, yang merupakan senjata Tradisional masyarakat Kerinci, “Selangkeh” tak hanya dianggap sebagai alat pertahanan diri saja, namun ada juga yang di jadikan “Sko” atau benda pusaka oleh beberapa masyarakat Kerinci.

 

Desa Koto Padang terletak tak jauh dari kota sungai penuh, dengan berkendaraan roda dua saat itu penulis menempuh perjalanan kurang dari 15 menit ke arah tanah kampung, hingga sampai pada batas kota sungai penuh sebelum desa Penawar. Di sebelah kanan jalan dari batas kota tersebut tampak sebuah perkampungan diantara hamparan sawah yang mulai menguning, ada Gapura kecil dengan bangunan permanen yang merupakan gerbang masuk ke Desa koto padang. Penulis saat itu memutuskan untuk berhenti di salah satu rumah kenalan saudara penulis untuk menumpang memarkirkan kendaraan, serta bertanya tentang beberapa hal tentang keberadaan pengrajin perkakas besi tersebut. penulis berkenalan dengan Sinta, sinta memberikan arahan kepada penulis untuk menelusuri Desa koto padang untuk menemukan pengrajin pandai Besi,

Pagi itu Jalanan Desa terlihat sepi, hanya beberapa penduduk yang hilir mudik di jalan Desa, seperti keadaan Desa di kerinci pada umumnya, keadaan di perkampungan sepi ketika pagi hari, karena sebagian besar penduduk berkerja di ladang atau di sawah, tak terkecuali dengan Desa Koto Padang ini. Di tengah sepinya Desa, terdengar sayup sayup suara ketukan berirama yang sesekali berhenti dan juga desingan suara gerinda,  suara tersebut berasal dari bengkel bengkel yang terdapat di rumah penduduk, Bengkel adalah sebutan tempat pandai besi berproduksi.  Betul arahan dari sinta, tidak susah untuk menemukan pengrajin Besi itu, cukup berjalan menelusuir jalanan Desa, pasti sudah ketemu katanya. Sungguh diluar dugaan penulis sebelumnya, penulis  fikir pengrajin disini hanya satu atau dua kelompok saja, ternyata  di perkirakan ada kurang lebih 30 kelompok pandai besi yang ada di Desa ini, Umumnya bengkel bengkel pandai besi berada di belakang rumah.

yang menarik lagi ialah setiap kelompok tersebut tidak memproduksi perkakas tersebut hingga sekali jadi, mereka bersinergi antara satu kelompok dengan yang lainnya untuk menghasilkan perkakas, contoh saja untuk membuat “Ladiang” (sebutan golok oleh orang kerinci), dimana satu kelompok pembuat “ladiang” hanya membuat sarung dan gagang nya saja, sedangkan kelompok yang lain membentuk Besi bekas  menjadi “ladiang” atau golok, ada juga yang bertugas menggerinda sebagai tahap finishing. Permintaan dari pasar yang tinggi, karena tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal Kerinci saja namun juga luar daerah kerinci, membuat masyarakat di koto padang mensiasati permintaan dengan menggerakkan sumber daya di desa tersebut  dengan sistem  ala manufacturing sederhana. Entah bagaimana awalnya sinergitas para pengrajin di desa ini terbentuk penulis pun tidak mengetahuinya, yang jelas prinsip gotong royong dan kekeluargaan telah menjadi dasar dari kegiatan “industri” ini, hingga bertahan berabad abad lamanya hingga sekarang.

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Iklan

7 pemikiran pada “Desa ” Pandai Besi” Koto Padang, Kerinci

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s