Danau Biru Lepan yang Instagenik

DSC_0507

Ada beberapa Danau Biru Di pulau Bintan, diantaranya Danau Biru Di Desa Busung, Danau Biru di Desa kawal serta Danau biru Di desa Lepan, sedangkan dalam tulisan kali ini adalah tentang Danau Biru di Desa Lepan.

Mengapa disebut danau Biru…?

Danau danau itu tercipta lantaran dahulunya di beberapa daerah di bintan di jadikan tempat penambangan pasir, sisa sisa penambangan pasir itu meninggalkan kubangan kubangan besar dan lama kelamaan menjadi genangan. Warna biru dari danau tersebut tercipta karena dasar danau yang terdiri dari pasir dan lumpur berwarna putih dan airnya yang jernih, sehingga ketika langit cerah, permukaan nya akan memantulkan warna biru dari langit. Beberapa genangan ada yang berukuran besar berbentuk danau sehingga orang orang menyebutnya dengan danau Biru.

Apa yang bisa dilakukan di sana ?

Di sana kamu bisa berfoto foto di beberapa sudut yang sudah di buat sedemikian rupa agar foto mu tampak “kece” ketika di unggah ke halaman Instagram. Beberapa pelantar kayu bernuasa romantis menuju tengah danau di buat berbentuk tanda hati di ujung nya, dan sebuah gerbang berwarna merah bertanda hati pula. Pokoknya , jika berfoto di spot tersebut kamu terkesan romantis oleh lawan jenis mu, yakinlah dia pun ingin diajak kesana bersama mu diujung minggu. Tak hanya itu…, penat berfoto di pelantar berbentuk hati itu, kamu bisa berdayung sampan mengarungi danau biru, jangan lupa untuk singgah di rumah pohon di tepi danau, kamu bisa melihat danau secara utuh dari ketinggian dari atas rumah pohon itu. Oh iya, semua fasilitas itu bisa kamu nikmati dengan membayar “serba lima ribu”.

Bagaimana Menuju Kesana …?

Ada dua cara untuk mencapai Danau Biru Desa Lepan, diantaranya ialaha melewati jalan lintas barat tanjunguban – tanjungpinang atau via desa sungai jeram Teluk sebong, namun jalan via lintas barat tanjunguban dan tanjungpinang adalah yang paling memungkinkan di lalui semua kedaraan meskipun harus melewati sungai dengan menyeberang dengan penyebrangan (pokcay). Dengan berkendara dari tanjunguban sejauh kurang lebih 10 kilometer melewati lintas barat, kamu akan menemui persimpangan Desa Lepan jalan menuju desa lepan belum di aspal atau dengan kata lain adalah jalan tanah dan berpasir, di ujung jalan kamu harus menyeberang sungai dengan “pokcay” sebutan untuk kapal penyeberangan di desa itu, pokcay mampu membawa sebuah mobil dan beberapa kendaraan roda dua beserta penumpang diatasnya, Rp 5000 rupiah adalah ongkos untuk mengangkut penumpang dengan sepeda motor. Setelah sampai di seberang, terus ikuti jalan kampung, danau biru Sudah Dekat.

Iklan

4 pemikiran pada “Danau Biru Lepan yang Instagenik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s