Empat hal menarik di bajafash 2018

IMG-20180221-WA0010

Pulau Batam,  salah satu wilayah provionsi kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga, menjadikan Batam  menjadi salah satu pulau dengan posisi yang disebut sebut  paling strategis untuk investasi. Peluang ini dibaca dan dimanfaatkan oleh talenta talenta lokal batam yang tergabung dalam “Batam Jazz Socity” untuk mendevelope sebuah Event musik Jazz bertaraf internasional di Pulau Batam tersebut.   Bajafash diharapkan  akan menjadi wadah bagi para pelaku industri musik nasiona umumnya, serta kota batam pada khususnya.

Bajafash akan menjadi peluang untuk musisi lokal  masuk ke pasar industri musik Asia Tenggara. Konsep yang unik dari Bajafash yang menggabungkan antara Musik dan fashion  dikarenakan industri musik dan fashion di indonesia saat ini masih sangat  menjanjikan dan mempunyai potensi untuk menjadi jauh lebih besar. Terselenggaranya Bajafash ini diharapkan juga membuka peluang bagi investor asing untuk menanamkan modalnya di batam dalam bidang ini, sekaligus meningkatkan jumlah kujungan wisata asing maupun wisatawan ke kota batam.

Tentu kamu sudah tidak sabar lagi menantikan event besar ini. Tahun 2018 menjadi tahun ke-3 pelaksanaan festival ini di batam. Kali ini,  Bajafast akan mengambil tempat  di salah satu resort dengan view pantai terbaik di pulau batam, yaitu  Batam view Bech Resrot. Ingin tahu apa saja keseruan yang akan kamu temukan di Bajafast tahun ini…? Berikut empat hal menarik yang akan kamu jumpai di bajafash 2018;

                                                           

  • Bajafash 2018 Bertabur Bintang

Bajafash 2018 akan menyajikan pertunjukan spektakuler yang dimeriahkan oleh para musisi jazz profesional dari berbagai negara. Dari Indonesia yaitu Glenn Fredly dan Baku Cakar, Balawan dan Batuan Etnik, Syaharani, Soukma, Light Craft beserta para musisi lokal Batam seperti Bajafash All Star, Cheppy & friends, 4 Pieces Batam Percussion, Royal Coustic, ASAP feat Choir dan Sakazada. Sementara itu para performer dari Malaysia juga akan tampil diatranya  penyanyi legendaris Khadijah Ibrahim, Siel dan Slef Trio. Sedangkan dari Singapura akan menghadirkan Rudy Djoe penyanyi Jazz Melayu dan juga semakin luar biasa dengan penampilan dari Steve Thornton dari USA dan Janine Annice dari UK.

 

  • Klinik musik bertajuk “Music Camp” , Dengan Mentor Ternama

Kegiatan klinik MUSIC CAMP akan memberikan kesempatan terbuka kepada para peserta dari berbagai negara untuk dapat belajar secara langsung bagaimana memainkan alat musik dengan baik bersama para mentor ahli dan sekaligus dapat berbagi pengalaman dengan para peserta lainnya. Bahkan para peserta juga bisa melihat langsung para mentor ahli beraksi memainkan alat musik dihadapan mereka pada saat jam session. Nama besar seperti Indro Hardjodikoro ( Jazz Bass Class ), Balawan ( Jazz Guitar Class ), Andy Gomez ( Jazz Piano Class ) dan ketiganya dari Indonesia. Semakin luar biasa dengan kehadiran mentor-mentor dari Malaysia yaitu Zahid Ahmad ( Drum Class ), Azmi Hairudin ( Saxophone Class ), Stan Calvin ( Tabla & Music Apps ). Peserta juga bisa menggali ilmu dari Steve Thornton yang berasal dari USA ( Percussions Class ). Kegiatan music camp berlangsung dua hari dan ditutup dengan sajian sunset jazz

Pangelaran Fashion Show dari Designer-Designer  Berbakat 

Pagelaran busana tentu juga akan menjadi salah satu hal menarik bagi pengunjung yang hadir, menampilkan koleksi-koleksi terbaik dari para fashion designer seperti Chossy Latu, Arturro dari Seminyak Bali, Wieke Dwiharti, Didit Jarit, Anda Nasution, Decy Tyramona dan juga tidak ketinggalan menampilkan koleksi dari fashion designer lokal Batam yaitu Natasya Rofalina dan Febby Erika yang disupport oleh Iwapi Batam sehingga para pengunjung bukan hanya bisa menikmati musik jazz dan peragaan busana tapi juga dapat berbelanja beragam produk dari para peserta EXIBITION dengan penawaran harga terbaiknya.

 

Dialog Terbuka Tentang Industri Musik dan Fashion Asia tenggara  

program OPEN DIALOGUE dengan tema “Sustainable Creative Industry in Diversity of South East Asia Through Jazz & Fashion” yang bertujuan akan adanya “komitmen” dari para pihak pengambil kebijakan termasuk negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura untuk bersatu dan bekerjasama melahirkan solusi-solusi untuk peningkatan industri kreatif secara berkesinambungan, membuka peluang positif bagi masing-masing pemerintahan sekaligus membuka jaringan kerjasama bisnis kreatif. Akan hadir berbagai nara sumber seperti Khadijah Ibrahim seorang penyanyi legendaris dari Malaysia, Rudy Djoe seorang penyanyi Jazz Melayu dari Singapura serta hadir juga Indro Hardjodikoro dan  Glenn Fredly dari Indonesia. Selain itu sebagai nara sumber lainnya yaitu Sigit S. Widiyanto ( Minister Counselor Economic Fair KBRI Singapura ), Lukita Dinarsyah Tuwo ( Kepala BP Batam ), Teguh Wicaksono ( Founder Archipelago Festival ), Piyapong Muenprasertdee ( Co-founder & Community Manager of Fungjai.com ) dari Thailand dan beberapa nara sumber hebat lainnya. Open dialogue akan dipandu oleh dua orang moderator handal yaitu Guntur Sakti yang sebelumnya pernah menjabat sebagai kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kepulauan Riau yang akan berkolaborasi dengan Tengku Ryo seorang Violinist yang telah menampilkan kebolehannya dalam menggesek biola di berbagai negara dan hampir semua benua telah didatanginya.

Rangkaian Bajafash 2018 memberikan suguhan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, mulai dari pemilihan lokasi yang berada di Batam View Beach Resort Nongsa akan memberikan pengalaman yang berbeda dengan indahnya suasana alam terbuka di samping kolam renang dan juga di theme park.  Batam View Bech resort akan menjadi  Vanue  Music Camp selama dua hari itu,  yaitu pada  tanggal 16-17 Maret 2018, dan bukan itu saja, keseruan kolaborasi musisi-musisi  hebat pengisi Bajafash 2018 akan tampil  dalam jamming session bersamaan dengan peragaan  fashion show hasil karya  para designer ternama pula, sebuah kolaborasi dalam satu panggung yang tentu akan menjadi moment yang sangat dinantikan.

 

 

 

Iklan

Sembang Petang Tanjung Siambang

DSC_0075.jpg

Bagi kamu yang ingin berpelesir ke Tanjungpinang, mungkin yang terbersit di fikiran kamu hanya akan mengunjungi  Pulau penyengat yang termasyur itu  , vihara lama Senggarang , menanti sunset di Tepi Laut, atau  Akaw potong lembu tempat pelampiasan hasrat lambung kamu. Tapi pernah  tahukah kamu, kalau ibukota provinsi kepri itu juga punya pantai yang tak kalah cantiknya dengan pantai-pantai yang ada di kabupaten bintan…? Ya.. .. bagi sebagian orang mungkin tak pernah mendengar nama Tanjung siambang, satu-satunya  pantai terdekat dari kota tanjungpinang.

Angin laut menerpa dengan lembut, meniup dahan dahan nyiur di tepian pantai tanjung siambang, petang itu air laut tengah surut,  sampan layar dan pompong hilir tampak di tengah horizon, dari kejauhan warga tampak menyisir ke tengah pantai untuk berkarang, kegiatan mencari kerang yang lazim di lakukan orang orang pesisir ketika air laut surut.  Aku duduk di salah satu tepian pantai tanjung siambang, menikmati indah bentang alam dan  matahari yang sesaat lagi akan tenggelam, beberapa muda mudi tampak ber-swafoto di tepian pantai. Petang itu tampak tak terlalu ramai disini, maklum saja, saat ini bukan akhir pekan,  suasana lebih tenang dan damai, Namun berbeda ketika akhir pekan atau hari libur, pengujung akan lebih ramai, maklum saja, pantai ini adalah satu satunya pantai yang terdekat dari  kota tanjungpinang. Selain mudah di jangkau, ongkos berpelesir ke pantai tanjung siambang juga aman di kantong. Untuk duduk-duduk bersantai di tepain pantai, kamu cukup menyewa pondokan dengan harga sewa empat puluh ribu setiap pondoknya, kamu bisa membawa makanan dari rumah, atau bisa juga memesan makanan dan minuman di kedai kedai  yang terdapat di tepian pantai.

Dengan kendaraan pribadi kami bisa menyeberang ke pulau dompak dari tanjungpinang, Pantai tanjung siambang terletak tak jauh di belakang kantor gubernur provinsi KEPRI,  di bagian belakang kantor terdapat komplek perumahan, jalanan di samping perumahan tersebut adalah jalur menuju tanjung siambang, kamu akan penyusuri pesisir pulau, silahkan berhenti dimana saja kami suka, di sepanjang pesisir, terdapat beberapa tempat persinggahan dan restoran, namun untuk sampai ke pantai tanjung siambang, kamu harus terus menyusuri  jalan hingga sampai menemukan kantor pamong praja  diujung jalan, pantai tanjung siambang terletak persisi disamping nya.

 

 

Belajar Musik Jazz di Bajafash Music Camp 2018

musiccamp.jpg

Belajar bermain musik  layaknya belajar menulis ungkap Beben Jazz dalam laman website nya.  sebelum seseorang mampu membuat sebuah  tulisan yang mampu menyampaikan  pesan sehingga menjadi sebuah tulisan yang bermutu , maka kemampuan yang paling mendasar yang harus dimilki adalah mengenal Abjad, kemudian merangkai abjad tersebut  menjadikannya sebuah suku kata, dan  rentetan dari suku kata tersebut di tersusun menjadi sebuah kalimat hingga rangkaian kalimat pun menjadi sebuah tulisan atau sebuah karangan. dalam musik pun demikian, Hal mendasar yang perlu dikuasai seorang pemain musik  adalah Tangga nada, jarak setiap tangga nada menjadi interval, kemudian pemusik belajar tentang progresi  hingga mampu menjadikan nya sebuah lagu. sepertinya sebuah tulisan, Musik juga membawa pesan kepada audience nya, serta emosi di dalam nya.  Dalam menulis, Kamu biasa saja menuliskan abjad secara suka-suka seperti  “XKYHVZ” ,  nah.. sekarang coba lafaskan, tentu rangkaian abjad itu sulit di ucapkan,  sedangkan pesan nya pun belum tentu difahami.  Sebuah kary amusik pun demikian, sejatinya tidak di ciptakan secara sembarangan , namun penuh pemikiran hingga memiliki esensi dan makna.

 

MUSIC CAMP BAJAFASH 2108

BAJAFASH 2018 yang akan di laksanakan di kota batam dalam waktu dekat nanti akan membuka peluang bagi kamu yang memiliki ketertarikan untuk memperdalam keahlian bermain musik pada sebuah Program yang bertajuk “ Music Camp Bajafash 2018”. Program ini sangat tepat sekali untuk kamu yang memiliki passion di bidang musik atau hanya sekedar lebih banyak menikmati musik, kamu bisa mendapatkan pelatihan privat dengan mentor yang ahli pada bidangnya dengan pengalaman bermain musik yang panjang serta telah berkolaborasi dengan musisi musisi ternama. Music Camp akan memberikan pengalaman belajar musik dengan lebih efisien dan efektif. Para guru di camp musik tak hanya memberikan materi musik secara teknikal namun juga  memberikan motivasi, menjadi role model untuk perubahan bermusik kamu ke arah yang lebih positif. Music camp Bajafash 2018 akan menghadirkan enam mentor yang sudah tidak asing lagi di kalangan penikmat music Jazz ,  baik di dalam maupun luar negeri, diataranya :

  • I wayan Balawan, (Indonesia)

Guitaris asal Giayar bali yang di kenal dengan teknik “Touch Tapping Style” nya serta kerab menggunakan guitar double neck tersebut akan menjadi mentor kamu di Bajafash Music Camp 2018. Balawan telah bermain music sejak kanak-kakak, hingga menekuni musik sampai ke jenjang perguruan tinggi di  Institue Of Music Sidney Australia.

  • Indro Harjodikoro (Indonesia)

Basis Kelahiran Jakarta tahun 1968 ini namanya mulai muncul di belantika music tanah air melalui sebuah program tivi bernama gita remaja di stasiun TVRI. Indro bermain musik kala itu bersama Halmaher Band, sebuah band yang salah satunya di gawangi oleh Guitaris Toh Pati. Indro dapat bergabung di Halmahera dikarenakan lolos pada ajang pencarian bakat olehToh Pati sendiri. Indro mulai menekuni Jazz setelah bertemu dengan Maryono dan terus bermain Jazz hingga saat ini.

  • Azmi Hairudin (Malaysia)

Azmi mulai bermusik awalnya dari alat musik Drum sebelum menjadi pemain  saxophone. Awalnya musisi senior Malaysia ini  tertarik akan saxophone dikarenakan bentuk saxophone yang indah dan unik serta berkilau-kilau  , sejak sekolah menengah atas Azmi mulai tertarik belajar saxophone. Azmi sudah akrab dan berkolaborasi dengan banyak musisis jazz, termasuk musisi jazz Indonesia, Azmi sempat hijrah  ke Indonesia untuk tampil di panggung panggung music jazz tanah air, ia sempat bermain bersama Idang Rasyidi  dalam Trigonia Band.

  • Zahid Ahmad (Malaysia )

Drummer yang menetap di Kuala lumpur ini telah menghasilkan ratusan album serta telah berkolaborasi dengan berbagai musisi terkenal Malaysia seperti Sheila Majid, Siti Nurhaliza, Zainal Abidin. Zainal akan menjadi mentor kamu bermain Drum di Music Camp Bajafash 2018.

  • Steve Thornton ( Amerika )

Pemain perkusi asal negeri Paman Sam yang sejak tahun 1997 lalu hijrah ke Malasyia itu akan hadir  sebagai mentor  di Music Camp Bajafash 2018. Steve adalah musisi senior, ia  mengantongi segudang pengalaman di panggung-panggung music dunia, Ia pun telah berkolaborasi dengan beberapa musisi dunia seperti Trachy Chapman, Mariah Carey hingga Michael Jackson.

  • Oleh Stan Calvin (Malaysia)

pemusik muda  yang lahir dan tumbuh dari keluarga pemusik ini akan hadir sebagai “Music App” Mentor pada music camp di batam nanti.

 

 

PARTISIPASI MUSIC CAMP

Untuk menjadi partisipan Music Camp, Peserta  dapat memilih salah satu dari dua paket yang telah disediakan,  setiap paket terdiri dari enam materi instrumen diantaranya Gitar Jazz, Gitar Bass, Piano / Keyboard, Drum, Saksofon, dan Aplikasi Musik. Calon peserta memilih salah satu dari enam istrumen atau jenis musik tersebut, Detail paket “Music camp” yang tersedia adalah sebagai berikut ;

PAKET PREMIUM Rp. 3.000.000,-

  • Pilih salah satu musik jazz kursus berikut.
    Music Camp akan dipandu oleh Musisi Jazz Profesional.
    – Gitar Jazz
    – Gitar Bass
    – Piano / Keyboard Jazz
    – Drum
    – Saksofon
    – Aplikasi Musik
    • 2 Night Room (Sharing Twin Room) termasuk Sarapan Pagi
    • 2 Hari Makan siang (16-17 Maret 2018)
    • 2 Hari Coffee Break
    • Music Camp
    • Tiket Bajafash 2 Hari

PAKET STANDART Rp1.800.000,-

  • Pilih salah satu musik jazz kursus berikut.
    Music Camp akan dilpandu oleh Musisi Jazz Profesional.
    – Gitar Jazz
    – Gitar Bass
    – Piano / Keyboard Jazz
    – Drum
    – Saksofon
    – Aplikasi Musik
    • Music Camp
    • Tiket Bajafash 2 Hari

IMG-20180126-WA0020

 

Batam View Bech resort akan menjadi  Vanue  Music Camp selama dua hari itu,  yaitu pada  tanggal 16-17 Maret 2018, dan bukan itu saja, keseruan kolaborasi musisi-musisi  hebat pengisi Bajafash 2018 akan tampil  dalam jamming session bersamaan dengan peragaan  fashion show hasil karya  para designer ternama pula, sebuah kolaborasi dalam satu panggung yang tentu akan menjadi moment yang sangat dinantikan.
 

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami +62 778 325 769.
Web : www.bajafash.com
Ig : bajafash.2018
F-page : BaJaFash
Mail : official@bajafash.com

[CATPER] Masjid Keramat di Kerinci

dsc_7189_34586007315_o

Mahatahari telah meninggi di atas kota sungaipenuh, Kerinci. Namun udara masih terasa sangat sejuk bagi saya ,orang pesisir  yang baru saja tiba di kota yang di kelilingi bukit barisan ini. Sudah beberapa hari ini saya, dan keluarga kecil saya tiba di Kerinci, negeri dingin yang dijuluki atap Sumatra itu. Kunjungan ke-Kerinci kali ini adalah kebiasaan tahunan  kami sebagai perantau, “pulang kampung nih”. Sebagai perantau yang dipisahkan ratusan kilometer dari rumah, tradisi pulang kampong adalah sesuatu yang sangat di dambakan, meskipun perjalanan sekali setahun itu tidak mudah untuk mewujudkannya, perlu persiapan matang akan banyak hal terutama waktu dan biaya, maka sejak jauh jauh hari, mungkin bahkan setahun sebelumnya mesti di persiapkan, Bagi perantau, Uang habis tak mengapa, asal kan bias berbagahia… melepas rindu pada ayah dan bunda, serta  nenek dan kakek terhadap cucunya

Saat pulang kampung seperti ini, saya selalu mengajak anak dan istri untuk jalan-jalan mengenal tanah kelahiran saya, mendatangi tempat tempat yang indah dan menarik serta tempat-tempat kenangan semasa saya kecil, Dengan semangat dan bangga saya selalu bercerita bak pemandu wisata setiap tempat tempat yang kami datangi. Dahulu, ketika masih tinggal di sungai penuh, saya bukanlah orang yang “suka jalan”, jadi tak banyak tempat yang saya ketahui meskipun itu di tanah kelahiran saya sendiri, Malang nya….

Pagi itu kami akan berencana menebus rasa penasaran  tentang sebuah masjid bernama “Masjid Keramat” di koto tuo Pulau Tengah, kerinci. Keramat…? Iya,  Tiga Kejadian diluar jangkauan nalar manusia pernah terjadi dahulu kala pada masjid ini, pada 1903, ketika itu penjajah belanda pernah membumi hanguskan seluruh bangunan di pulau tengah itu, namun namun masjid yang berada di detngah kampong itu bagai tak tersentuh oleh api, selanjutnya terjadi lagi kejadian yang sama pada tahun 1939, belanda membakar seluruh bangunan kampung, masjid kampung itu sepeti di lindungi, tiada tersentuh api. Selain itu, beberapa gempa besar pernah mengguncang kerinci diantaranya gempa besar pada tahun 1942 (masa pendudukan Jepang), masjid itu tetap berdiri kokoh, oleh Karena itu, hingga kini masjid tersebut dianggap keramatkan dan di beri nama masjid Keramat..

Kami Bertiga meluncur dengan “scouter matic” 110cc di jalanan kota sungai penuh yang  padat, sepeda motor pribadi, mobil, ojeg melaju seperti saling adu cepat, tak ada satupun yang ingin mengalah, semuanya seperti tergesa-gesa seperti mengejar sesuatu, entah apa yang sedang mereka kejar di kota kecil ini, saya bertanya dalam hati. Kami memilih jalan Depati Parbo menuju Desa Pulau Tengah yang terletak di arah selatan dan berjarak hanya 15Km dari kota sungai penuh itu, Jalanan mulai terasa agak “lega” ketika kami memasuki Kumun, Kiri dan kanan jalan mulai terlihat petak petak sawah yang terjepit diantara tembok tembok beton bangunan rumah, sawah sawah di kota ini telah banyak beralih fungsi sebagai  pemukiman, sebuah pemandangan yang sangat berbeda 20 tahun  yang lalu ketika saya masih di kerinci. Kami terus bergerak ke arah luar kota, semakin keluar kota pemadangan semakin membuat saya ingin memperlambat laju kendaraan, hamparan sawah yang luas membentang di kiri dan kanan jalan membuat mata tak bosan memandang, di tengah sawah terlihat berbagai aktivitas petani yang tengah menggarap lahan, sebagian  sedang menanam benih sedangkan yang lainnya tengah panen.   Memasuki Desa Semerap,  hamparan sawah tampak sedang menguning, di ujung horizon sana  tampak sisi danau kerinci dengan jejeran rumah rumah di tepi danau tertata begitu rapi dan indah, bagai pemandangan didalam lukisan… sungguh Maha besar sang pencipta alam

15 menit berkendara kami telah melewati beberapa kampong di antranyta Kumun, Semerap, Tanjung pauh dan akhirnya kami tiba di Pulau Tengah. Pengikuti penunjuk jalan yang ada di pinggir jalan , akhirnya kami menjumpai Masjid Keramat. Masjid berbentuk limas ini terletak ditengah perkampungan, Koto Tuo namanya. Di kampong tersebut saya masih melihat beberapa rumah masih menggunakan rumah larik, rumah tradisional kerinci , meskipun sebagian besar bangunan rumah telah ber- gaya minimalis, mode rumah orang orang di kota. Sungguh sangat disayangkan, identitas asli masyarakat sudah mulai terganti dengan identitas kekinian.

Saya parkirkan kendaraan di halaman masjid yang telah di kelilingi tembok setinggi daa orang dewasa itu, dua orang wanita tmpak tengah menyapu halaman masjid. Karena pintu masjid di tutup, saya meminta izin untuk masuk guna menunaikan shlalat Dzuhur, salah satu perempuan penjaga masjid tersebut membuka kan pintu dan dengan ramah dan mempersilahkan saya masuk. Sebelum masuk ruang utama masjid, saya ber-wudhu. Di tempat wudhu air senantiasa dialirkan seperti tak perlu khawatir akan kekeringan, sumber air yang berasal dari sungai masih berlimpah di desa ini. Saya kemudian shalat di ruang utama masjid sedangkan Daffa dan ibunya berkeliling mengamati masjid dari halaman.

Usai shalat, saya duduk bebera saat mengamati sekeliling ruangan utama masjid. Saya terkagum melihat sekeliling ruangan. Tiang-tiang penyangga, dinding kayu penuh ukiran yang sudah terlihat tua, namun masih sangat terawat dan kokoh. Sebuah Tiang utamam (Soko Guru)  berukuran besar, lebih besar dari semua tiang yang ada di masjid itu tertancap ditengah tengah ruangan masjid. Selain sebagai tiang utama yang menyangga bangunan masjid, Tiang tersebut  juga terdapat tempat adzan, meskipun sudah tidak di ngunakan lagi sejak lama semenjak di kenalnya pengeras suara. sebuah tangga dan selasar dihubungkan dengan tiang utama itu yang berfungsi sebagai tempat laluan bagi muadzin menuju tempat adzan. Selain satu tiang utama, terdapat empat tiang yang berfungsi menopang bangunan masjid, Tiang segi delapan, dan dinding dihiasi oleh ukiran bermotif bunga pakis merupakan identitas bangunan tradisional kerinci. Di pintu gerbang dihiasi keramik dengan motif bunga, konon keramik tersebut adalah pemberian belanda, di bawa langsung dari negeri kincir angin itu

Bangunan masjid Keramat yang dilihat pada saat ini adalah tak jauh berbeda dengan kondisi aslinya, menurut penjaga masjid, tidak dibenarkan merubah bentuk masjid ini, hanya saja bagian atapnya saja telah di ganti dengan bahan seng, dimana sebelumnya adalah ber-atap ijuk. sejak tahun 1931 pemerintah telah menetapkan masjid keramat koto tuo ini sebagai monument ordonantie yang melindungi  dan cagar Budaya, berupa Benda, Struktur, Bangunan, Situs dan Kawasan.